Teknik Dasar Induksi untuk Pemula


Topik ini saya buat bagi para anggota yang sedang dalam proses belajar menghipnosis.
Seperti yang anda ketahui, sebelum menginduksi suyet kita harus melakukan Pra-Induksi secara baik dan benar. Induksi akan gagal bila dalam proses Pra-Induksi tidak berjalan dengan baik. Oleh karena itu, saya sarankan agar anda benar-benar menguasai tahap Pra-Induksi sebelum anda mempelajari teknik induksi.
Aturan-aturan Induksi

(dikutip dari buku Hypnosis: The Art of Subconscious Communication dengan perubahan dan tambahan)
1. Aturan pertama adalah TIDAK ADA ATURAN. Semua tergantung dengan situasi dan kondisi saat hipnosis dilakukan. Ingat, situasi yang mengendalikan tindakan yang diambil oleh hipnotis. Jangan pernah terpaku dengan script yang anda hafal.
2. Sukses menghasilkan sukses berikutnya. Maksudnya adalah jika suyet memberikan respon terhadap apa yang kita katakan, maka gunakan hal ini sebagai acuan/patokan untuk tahap berikutnya.
3. Seorang hipnotis dituntut tetap percaya diri dan mampu beradaptasi dengan situasi. Misalnya, jika induksi tidak berjalan semestinya, anda harus tetap dapat mengendalikan situasi dengan baik. Anda dituntut untuk tetap santai dan tidak tegang dan mencoba teknik induksi lain kepada suyet tanpa memberitahu suyet apa yang terjadi.
4. Pastikan sugesti anda jelas dan tegas.
5. Nada, volume, intonasi, tekanan, dan jeda pada sugesti sangat penting. Bandingkan kalimat berikut :

“Tangan anda terkunci rapat dan sangat melekat, anda berusaha membukanya namun terkunci rapat”

dengan

“Tangan anda TERKUNCI RAPAT dan sangat MELEKAT, anda berusaha membukanya namun TERKUNCI RAPAT”
6. Berikan sugesti yang melibatkan banyak indera. Sebab, setiap orang mempunyai kemampuan menerima informasi yang berbeda. Ada yang unggul pada Visual (penglihatan), Auditori (pendengaran), dan Kinestetik (gerak). Untuk membedakannya tidaklah mudah, maka sugesti yang anda berikan harus mencakup banyak indera.
7. Manfaatkan segala respon positif yang tampak dari suyet. Misalnya, jika suyet mengedipkan matanya, buatlah seolah-olah memang itu yang diharapkan terjadi, jadi anda dapat menambahkan respon tersebut ke dalam sugesti anda.
8. Untuk mengoptimalkan sugesti anda, ulangilah terus menerus sugesti yang sama. Sebab, pongulangan sugesti dapat memastikan pikiran suyet secara benar dan efeknya sugesti tersebut menjadi lebih kuat.
9. Jangan pernah menggunakan kata-kata “canggih” yang dapat membingungkan suyet. Pemilihan kata canggih dapat disalah mengerti oleh suyet.
10. Jangan pernah menjadikan induksi sebagai kontes. Maksudnya adalah jangan pernah membuat suyet merasa tertantang oleh kita. Contoh sugesti yang salah adalah ” Saya akan membuat anda terhipnosis walaupun anda menolak.” Dengan begitu, suyet akan merasa tertantang dan akan sulit dihipnosis.


Ok, saya menjelaskan secara detail mengenai langkah-langkah menghipnosis dari awal sampai akhir. Semoga bermanfaat bagi saudara-saudara.
Sebelum belajar teknik-tekniknya saya akan menjelaskan terlebih dahulu istilah-istilah dalam hipnosis.
Hipnosis      –> Hypnosis –> Hypnose –> dalam yunani dikenal sebagai dewa tidur.

Hipnotis       –> Orang yang memberikan atau melakukan hypnosis

Objek            –> Suyet / orang yang menjadi korban hipnosis

Trance         –> Kondisi dimana antara sadar dan tidak sadar dan menjadi tujuan utama hipnosis

Induksi        –> Proses perpindahan antara alam sadar ke Trance

Terminasi    –> Penghilangan efek hipnosis

Sugesti        –> Perkataan yang diucapkan hipnotis kepada objek untuk dilakukan oleh objek

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: